Rhoma Larang Pencatutan Namanya Sebagai Pencipta Lagu-lagu Menggunakan AI

Isu penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri musik kembali menjadi sorotan. Kali ini, legenda dangdut Indonesia, Rhoma Irama, secara tegas menyampaikan sikapnya terkait maraknya lagu-lagu berbasis AI yang mencatut namanya sebagai pencipta.

Dalam sebuah video yang beredar, Rhoma Irama menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin atas penggunaan namanya untuk karya-karya yang sebenarnya tidak ia ciptakan. Ia menyayangkan adanya praktik pencantuman nama “Rhoma Irama” sebagai pencipta lagu pada karya yang dihasilkan oleh teknologi AI.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya menyesatkan publik, tetapi juga berpotensi melanggar etika dan hak cipta dalam dunia musik. Nama besar yang telah dibangun selama puluhan tahun tidak seharusnya digunakan secara sembarangan, terlebih untuk karya yang tidak memiliki keterlibatan langsung darinya.

Rhoma menekankan bahwa setiap karya memiliki nilai moral dan tanggung jawab. Dalam proses kreatif yang sesungguhnya, terdapat unsur pengalaman, perasaan, dan pesan yang tidak bisa begitu saja direplikasi oleh mesin tanpa kejelasan asal-usul penciptanya.

Fenomena lagu AI yang menyerupai gaya atau bahkan mengatasnamakan musisi ternama memang tengah berkembang pesat. Namun, Rhoma mengingatkan para kreator untuk tetap menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam berkarya.

“Jangan sampai teknologi justru merusak tatanan yang sudah ada,” kurang lebih menjadi pesan yang tersirat dari pernyataannya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan para pembuat konten, khususnya di platform digital seperti YouTube dan media sosial, lebih berhati-hati dalam memberikan atribusi terhadap sebuah karya. Menggunakan nama tokoh besar tanpa izin bukan hanya persoalan etika, tetapi juga bisa berujung pada konsekuensi hukum.

Suarasoneta mengajak seluruh kreator untuk tetap berkarya secara inovatif dengan AI, namun tetap menghormati hak cipta dan nama baik para legenda musik Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *