suarasoneta

Film-Film Yang Dibintangi Rhoma Irama.

Nama Rhoma Irama tak pernah sekadar lewat dalam sejarah hiburan Indonesia. Ia bukan hanya Raja Dangdut yang menguasai panggung musik, tetapi juga sosok yang dengan percaya diri menyeberang ke layar lebar. Sejak dekade 1970-an, film-film yang dibintanginya hadir sebagai perpanjangan dari lagu-lagunya, membawa tema cinta, kritik sosial, hingga pesan moral dan religius yang tegas. Judul-judul […]

Film-Film Yang Dibintangi Rhoma Irama. Read More »

Mengapa Lagu-Lagu Rhoma Irama Tinggal di Hati dan Kepala Banyak Orang

Ada penyanyi yang lagunya kita dengar.Ada juga penyanyi yang lagunya ikut membesarkan kita. Bagi jutaan orang Indonesia, Rhoma Irama berada di kelompok kedua. Orang menyukai Rhoma bukan hanya karena iramanya. Mereka menghafal lagu-lagunya bukan semata karena sering diputar. Ada sesuatu yang lebih dalam: lagu-lagu itu terasa seperti suara yang berbicara langsung, seolah datang dari ruang

Mengapa Lagu-Lagu Rhoma Irama Tinggal di Hati dan Kepala Banyak Orang Read More »

Ketika Rhoma Irama Bertemu JKT48: Bukan Sekadar Kolaborasi

Ada perasaan ganjil sekaligus hangat ketika melihat Rhoma Irama berdiri satu panggung dengan JKT48. Ganjil karena jarak generasinya jauh, hangat karena yang terpancar justru rasa saling menghormati. Kolaborasi ini, bagi sebagian orang, mungkin hanya tontonan hiburan televisi. Tapi kalau diamati lebih dalam, ada cerita yang lebih panjang dari sekadar duet musik. Rhoma Irama bukan sekadar

Ketika Rhoma Irama Bertemu JKT48: Bukan Sekadar Kolaborasi Read More »

135 Juta dan Relevansinya dengan Indonesia Hari Ini

Judul lagu itu menyebut angka yang hari ini sudah tidak berlaku lagi. Penduduk Indonesia sekarang jauh lebih banyak dari seratus tiga puluh lima juta. Tapi justru di situlah letak relevansinya. Lagu “135 Juta” bukan tentang angka, melainkan tentang cara kita memandang sesama. Dan soal itu, Indonesia hari ini masih bergulat dengan persoalan yang sama. Ketika

135 Juta dan Relevansinya dengan Indonesia Hari Ini Read More »

Ketua Umum DPP FORSA H. Kuswanto Wafat

Keluarga besar Fans of Rhoma and Soneta (FORSA) berduka. Ketua Umum DPP FORSA, H. Kuswanto, berpulang pada Kamis malam, 8 Januari 2026, pukul 23.58. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi jajaran pengurus, anggota, dan seluruh simpatisan FORSA di berbagai daerah. H. Kuswanto memimpin FORSA untuk periode 2021–2026. Ia resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP FORSA

Ketua Umum DPP FORSA H. Kuswanto Wafat Read More »

Rhoma Irama dan Musik Pop

Sebelum publik mengenalnya sebagai simbol dangdut dengan gitar yang menyala dan lirik yang menggugah kesadaran, Rhoma Irama pernah menempuh jalan yang lebih sunyi dan jarang dibicarakan, musik pop. Ini bukan fase singkat yang kebetulan, melainkan periode penting pembentukan musikal. Di akhir 1960-an, ketika musik pop Indonesia sedang tumbuh dengan pengaruh kuat Barat, Rhoma hadir sebagai

Rhoma Irama dan Musik Pop Read More »

Tafsir Lagu Mata Air Dan Air Mata

Lagu ini dibuka dengan gambaran alam yang ekstrem. Panas menyengat, bumi seperti dibakar. Tapi saya merasa ini bukan sekadar cerita tentang cuaca. Panas di sini terasa seperti tekanan hidup yang berkepanjangan. Sesuatu yang membuat manusia resah, bukan hanya karena tubuhnya lelah, tapi karena harapan mulai menipis. Menunggu hujan menjadi metafora menunggu pertolongan, sesuatu yang berada

Tafsir Lagu Mata Air Dan Air Mata Read More »

Tafsir Lagu Bangkitlah

Lagu ini terasa seperti teguran yang keras, tapi tidak dingin. Ada nada prihatin di dalamnya. Kalimat “muliakan jangan kauhinakan kaummu yang lemah ini” langsung menempatkan persoalan pada relasi antarmanusia. Bukan tentang individu yang berdiri sendiri, tapi tentang bagaimana seseorang memperlakukan sesamanya ketika sedang terluka. Seolah lagu ini ingin berkata, luka pribadi tidak boleh menjadi alasan

Tafsir Lagu Bangkitlah Read More »

Tafsir Lagu Setan Pasti Kalah

Lagu ini terasa seperti dimulai dari kesadaran yang sangat dasar. Bahwa kebaikan itu tidak otomatis hidup dengan sendirinya. Ia harus diserukan. Bahkan, mungkin, diperjuangkan. Kalimat pembuka tentang pentingnya menyerukan kebaikan memberi kesan bahwa manusia pada dasarnya mudah lupa. Bukan selalu karena niat buruk, tetapi karena lalai. Maka kebaikan hadir bukan sebagai hiasan moral, melainkan sebagai

Tafsir Lagu Setan Pasti Kalah Read More »

Tafsir Lagu Renungan Budi

Lagu ini dibuka dengan sapaan yang terasa lembut, hampir seperti nasihat seorang yang lebih tua kepada adiknya. “Wahai insan yang kusayangi.” Dari kalimat awal saja, kita sudah diajak masuk ke ruang refleksi, bukan ruang perdebatan. Nada kasih ini penting, karena kritik yang akan disampaikan bukan untuk menghakimi, tapi untuk mengingatkan. Seakan penulis lirik ingin berkata

Tafsir Lagu Renungan Budi Read More »